LAPORAN MANAJEMEN

LAPORAN DIREKSI

LAPORAN DIREKSI

Para Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang terhormat,

Puji dan syukur marilah kita panjatkan kehadiran Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah melimpahkan nikmat dan karunia-Nya kepada kita semua sehingga PT Hutama Karya (Persero) dapat melalui tahun 2018 dengan capaian kinerja yang membanggakan dan mampu menjadi pesaing yang patut diperhitungkan oleh industri. Bersama ini, kami sampaikan Laporan Pertanggungjawaban pengelolaan Perusahaan beserta Laporan Keuangan yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan untuk tahun baku yang berakhir pada 31 Desember 2018 sebagai bagian dari pelaksanaan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik.

KONDISI EKONOMI NASIONAL

Sebagai bagian dari ekosistem perekonomian dunia, kondisi ekonomi Indonesia tahun 2018 tidak dapat lepas dari perekonomian global yang diwarnai dengan ketidakpastian. Ekonomi global dibayangi oleh kebijakan moneter hawkish oleh The Fed (The Federal Reserve) serta perang dagang antara Amerika Serikat dan China memberikan sentimen yang kurang suportif bagi investor global terhadap perekonomian dalam negara-negara ASEAN khususnya Indonesia di mana terjadi capital outflow baik dari bonds maupun equity market di tahun 2018.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia tahun 2018 hanya mengalami peningkatan sebesar 6,65% menjadi 180,06 miliar Dolar AS , sedangkan nilai impor yang tumbuh lebih kencang yaitu 20,15% menjadi 188,63 miliar Dolar AS . Alhasil, sepanjang tahun lalu defisit perdagangan 8,57 miliar Dolar AS. Ini merupakan defisit perdagangan yang pertama kali dalam empat tahun terakhir.

Nilai tukar Rupiah juga mengalami pelemahan di tahun 2018. Bahkan, pada Oktober 2018, nilai tukar Rupiah sempat menyentuh nilai terendah sejak krisis ekonomi tahun 1998, yaitu mencapai Rp15.450/Dolar AS. Menghadapi kondisi tersebut, Bank Indonesia melakukan intervensi pasar dengan menggunakan cadangan devisa untuk meredam pelemahan Rupiah. Selain itu, BI juga mengambil kebijakan untuk menaikan tingkat suku bunga BI 7 Days Repo Rate sebanyak 6 kali secara bertahap, dari 4,50% menjadi 6,00%.

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi, dengan fundamental ekonomi yang cukup kuat, ekonomi Indonesia masih dapat tumbuh positif. Tahun 2018, pertumbuhan ekonomi Indonesia terealisasi sebesar 5,17% atau lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi tahun sebelumnya sebesar 5,07%. Pertumbuhan ekonomi yang cukup baik itu juga diimbangin dengan inflasi yang terjaga di level yang rendah, yaitu 3,16%.

Tahun 2018, Pemerintah terus melanjutkan program pengembangan infrastruktur di berbagai daerah untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi. Pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2018, pemerintah menganggarkan Rp410 triliun untuk pembangunan berbagai proyek infrastruktur di berbagai daerah.

TANTANGAN DAN KEBIJAKAN STRATEGIS

Kepercayaan pemerintah yang ditunjukkan dengan terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 100 tahun 2014 yang kemudian diperbaharui ke dalam Perpres Nomor 117 tahun 2015 merupakan tantangan sekaligus peluang bagi HUTAMA KARYA. Melalui Perpres tersebut, Perseroan resmi menerima penugasan Pemerintah untuk mengembangkan Jalan Tol Trans Sumatra sepanjang 2.765 KM untuk meningkatkan konektivitas di pulau Sumatra sebagai upaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatra.

Guna menjawab kepercayaan tersebut, pada tahun 2018 manajemen HUTAMA KARYA mengambil sejumlah kebijakan strategis untuk percepatan pengembangan Jalan Tol Trans Sumatra. Di antaranya dengan mendorong terciptanya inovasi dan optimasi rekayasa Teknik dalam membangun Jalan Tol Trans Sumatra seperti inovasi produk beton, serta HUTAMA KARYA juga mendapatkan kepercayaan perbankan.

Selain itu Perseroan juga melakukan percepatan dalam proses pengadaan tanah dengan dukungan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dalam memberikan dana talangan untuk pengadaan tanah. Saat ini, semua proses pengadaan tanah diupayakan secara maksimal oleh Tim Pengadaan Tanah dibawah koordinasi Kementerian PUPR dengan melibatkan Kementerian ATR/BPN.

Sedangkan dalam hal percepatan dalam pelaksanaan pekerjaan, tahun 2018 HUTAMA KARYA telah menerapkan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Pola fast track antara perencanaan Detailed Engineering Design (DED) dan pelaksanaan konstruksi yang dilakukan bersamaan dengan pola design and build. 
  2. Pola aplikasi teknologi precast untuk mengantisipasi lahan yang terlambat diadakan, 
  3. Pola terapan teknologi percepatan konsolidasi penurunan tanah timbunan dengan metode vacuum di tanah lunak atau rawa.

Keunggulan Insan HUTAMA KARYA dalam berinovasi sebagaimana nafas HUTAMA KARYA, Inovasi Untuk Solusi, menjawab tantangan yang muncul selama proses pembangunan. Untuk itu, Perseroan telah mengambil langkah sebagai berikut:

  1. Menerapkan metode Vacuum Preloading pada ruas Palembang – Simpang Indralaya terkait karakteristik jenis tanah pada ruas tersebut merupakan tanah lunak, 
  2. Pada ruas Pekanbaru – Dumai dengan karakteristik tanah gambut, Perseroan menggunakan Pile slab dan integrated slab. 
  3. Pada karakteristik tanah batuan yang massive, Perseroan menggunakan metode Blasting di lokasi ruas Bakauheni – Terbanggi Besar dan menggunkan jenis konstruksi terowongan (tunnel) yang direncanakan di ruas Pekanbaru – Padang. 
  4. Melakukan percepatan pelaksanaan pekerjaan dengan metode precast.
  5. Dalam hal pengoptimalan desain struktur jembatan, Perseroan melakukan optimalisasi desain dari Abutment konvensional menjadi Integral Abutment.

Inovasi dalam penciptaan instrumen pendanaan untuk mendanai proyek antara lain:

  1. Penanaman Modal Negara (PMN)
  2. Penerbitan Obligasi

KINERJA HUTAMA KARYA

Melalui serangkaian inisiatif strategis yang diambil manajemen sepanjang tahun 2018, HUTAMA KARYA berhasil membukukan kinerja operasional dan keuangan yang sangat membanggakan. Di tahun 2018 HUTAMA KARYA berhasil merealisasikan perolehan kontrak baru sebesar Rp24,87 Triliun atau tumbuh 46,99% dibandingkan tahun sebelumnya dan melampaui target tahun 2018 sebesar 116,44% dari target. Pencapaian tersebut menjadi semakin membanggakan karena berhasil dibukukan di tengah melambatnya perolehan-perolehan kontrak baru secara rata-rata oleh kompetitor.

Dengan peningkatan perolehan kontrak baru tersebut, Perseroan berhasil mencatat pendapatan sebesar Rp26,75 Triliun, meningkat 47,86% dibandingkan pendapatan tahun sebelumnya. Pencapaian tersebut juga berada di atas target yang ditetapkan sebesar Rp25,77 Triliun atau 103,80% dari target.

Dengan peningkatan pendapatan tersebut, laba bersih HUTAMA KARYA tahun 2018 mengalami lonjakan yang sangat signifikan, yaitu 118,75% menjadi Rp2,27 Triliun dari tahun sebelumnya sebesar Rp1,07 Triliun. Pencapaian laba bersih tersebut juga jauh di atas target yang ditetapkan sebesar Rp1,45 Triliun atau 156,64% dari target laba bersih tahun 2018.

HUTAMA KARYA juga berhasil mencatatkan perolehan EBITDA sebesar Rp3,3 Triliun, meningkat 115,85% dari tahun sebelumnya dan 118,75% dari target yang ditetapkan sebesar Rp2,97 Triliun.

Dari sisi fundamental, HUTAMA KARYA juga berhasil mencatat pertumbuhan Aset sebesar 32,47% menjadi Rp64,53 Triliun dan Ekuitas Perseroan meningkat 24,24% menjadi Rp10,62 Triliun.

Pengelolaan Sumber Daya Manusia

Pencapaian kinerja Perseroan yang sangat baik di tahun 2018 tidak lepas dari peran Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal yang dimiliki HUTAMA KARYA. Bagi Perseroan, karyawan merupakan modal yang sangat berharga. Perseroan meyakini bahwa SDM akan memberikan kontribusi yang besar terhadap kinerja perusahaan jika kualitas dan kapasitasnya terus ditingkatkan. Karena itu, HUTAMA KARYA berinvestasi untuk mengembangkan kompetensi, pengetahuan dan kemampuan yang dapat diwujudkan melalui penyediaan program pengembangan yang terintegrasi.

Dalam rangka meningkatkan fokus kinerja dalam rangka mencapai misi Perusahaan “Membangun kapasitas dan kapabilitas Korporasi yang berkesinambungan melalui pemantapan human capital dan financial capital”, Managemen meningkatkan fokus dan bergerak secara masif dengan berfokus terhadap pengembangan Human Capital dan mempersiapkan talenta terbaik selaras dengan business strategy perusahaan saat ini.

Tahun 2018, fokus strategi pengembangan SDM HUTAMA KARYA dilakukan sebagai berikut

    1. Career Path dan Evaluasi Kinerja Setiap Karyawan akan memiliki kesempatan yang sama untuk meniti kairnya di HUTAMA KARYA baik pada jabatan-jabatan struktural maupun fungsional. Oleh karena itu, Perseroan merancang program evaluasi kinerja berbasis ERP (SAP) untuk mendorong karyawan terus meningkatkan kompetensinya. Untuk jabatan fungsional ditentukan dengan grade keahlian yang akan diuji kelayakannya secara berkala.
    2. Engagement Karyawan Engagement Karyawan menjadi prioritas Manajemen sebagai salah satu kunci untuk meningkatkan produktifitas karyawan selama tahun 2018. Terbukti bahwa dengan makin baiknya kesejahteraan karyawan mampu mendorong tercapainya kinerja HUTAMA KARYA melampaui dari apa yang direncanakan.
    3. Beasiswa Luar Negeri HUTAMA KARYA turut berpartisipasi untuk kemajuan anak bangsa dengan memberikan kesempatan bagi talenta terbaik HK sebagai perusahaan BUMN untuk meningkatkan kompetensi dengan mengadakan beasiswa program master ke universitas luar negeri. Lewat cross culture yang diperoleh selama pendidikan di luar negeri diharapkan bisa mempengaruhi budaya berpikir dan etos kerja karyawan saat kembali ke HUTAMA KARYA. Perseroan menyiapkan kuota sebanyak 20 orang talent terbaik untuk melaksanakan program masternya dan selama 2018 sudah diperoleh 4 penerima beasiswa.
    4. Rekrutmen Semakin berkembang suatu perusahaan maka semakin kompleks pula bisnisnya. HUTAMA KARYA berupaya untuk mencari dan mendapatkan serta mengembangkan talenta-talenta terbaik Bangsa Indonesia melalui sistem perekrutan yang terbuka dan memberikan peluang yang sama bagi semua kalangan.

Dukungan Teknologi Informasi

HUTAMA KARYA memiliki komitmen yang kuat terhadap pengembangan Teknologi Informasi (TI) dalam mendukung bisnis perusahaan. Dalam rangka mewujudkan peningkatan layanan sistem informasi yang responsif dan transparan, Perseroan fokus dalam dua hal, yaitu Sistem informasi dan pengembangan infrastruktur TI yang mumpuni.

Perseroan telah mengembangkan Enterprise Resource Planning (ERP), yaitu sebuah sistem informasi manajemen berbasis elektronik yang terintegrasi dengan maksud memberikan pelayanan kepada stakeholder dengan tujuan agar stakeholder dapat dengan mudah dan cepat dalam memperoleh informasi. Selain itu, Perseroan juga membangun dan/ atau mengembangkan sistem informasi pendukung ERP untuk menunjang kinerja di lingkungan Perseroan yang disebut back office system untuk menunjang pelaksanaan pekerjaan dalam rangka memberikan dukungan layanan administrasi dan teknis kepada Karyawan dan Manajemen sehari-hari.

Sejalan dengan pengembangan ERP dan Back Office System tersebut, HUTAMA KARYA juga memperkuat infrastruktur TI di lingkungan Perseroan. Hal ini antara lain dilakukan melalui:

  1. Pengembangan infrastruktur dan akses jaringan komunikasi yang memadai.
  2. Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai yang mengelola ERP dan back office system.
  3. Pengembangan sistem informasi yang diperlukan dalam rangka menunjang ERP dan back office system.
  4. Pembangunan basis pengetahuan (knowledge base) untuk mendukung GCG.
  5. Pemeliharaan dan perawatan perangkat lunak, perangkat keras dan jaringan untuk mendukung ERP dan back office system.
  6. Pengembangan infrastruktur dan akses jaringan komunikasi yang memadai.
  7. Pengembangan layanan informasi dan koordinasi dengan unit kerja lain dalam rangka meningkatkan layanan informasi.

Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Sebagai perusahaan konstruksi dengan tingkat risiko yang cukup tinggi, HUTAMA KARYA menjadikan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi salah satu perhatian utama. Perseroan telah memiliki sistem dan prosedur K3 yang sesuai dengan ISO 45001:2018. Selain itu, HUTAMA KARYA juga telah mengembangkan “Ten Safety Golden Rules” yang menjadi panduan utama dalam setiap pekerjaan yang dijalankan Perseroan.

Pada tahun 2018, upaya untuk meningkatkan kualitas program K3 yaitu dilakukan benchmarking penerapan K3 ke beberapa perusahaan, untuk memperoleh perspektif yang lebih jelas terhadap berbagai potensi risiko yang dihadapi Perseroan. Selain itu, HUTAMA KARYA juga terus meningkatkan upaya mitigasi terhadap setiap jenis risiko kecelakaan kerja yang mungkin terjadi.

Penerapan Tata Kelola Perusahaan

Penerapan GCG yang efektif terbukti menghasilkan capaian kinerja keuangan dan operasional yang positif, maka dari itu prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) terus akan menjadi bagian dari budaya perusahaan yang harus dilaksanakan.

Dalam melaksanakan GCG, perusahaan menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Negara BUMN Republik Indonesia PER-01/MBU/2011 tanggal 01 Agustus 2011 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance) pada Badan Usaha Milik Negara Jo PER-09/MBU/2012 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Negara BUMN PER-01/MBU/2011 tanggal 01 Agustus 2011 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance) pada Badan Usaha Milik Negara.

Tahun 2018, penerapan GCG di lingkungan HUTAMA KARYA telah mencapai sejumlah kemajuan yang berarti, antara lain:

  1. Perseroan telah melakukan pemuktahiran GCG Code, Board Manual, Code of Conduct, Piagam Komite Audit (Charter of Audit Committee), Piagam Komite Manajemen Risiko (Charter of Risk Management Committee) dan berbagai kebijakan dan prosedur yang diperlukan sejalan dengan kebutuhan proses bisnis maupun ketentuan pelaksanaan GCG bagi perusahaan.
  2. Melakukan penilaian atau assessment setiap tahunnya, di mana pada tahun 2017 dilakukan penilaian secara self assessment dan pada tahun 2018 dilakukan oleh Tim BPKP.
  3. Melakukan peningkatan kualitas penerapan Whistleblowing System secara berkala.

Dengan berbagai upaya peningkatan kualitas penerapan GCG tersebut, pada tahun 2018 Perseroan memperoleh skor sebesar 86,560 dengan predikat “Sangat Baik” dalam assessment GCG yang dilaksanakan berdasarkan Keputusan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara Nomor: SK-16/S.MBU/2012 tanggal 6 Juni 2012 tentang Indikator/Parameter Penilaian dan Evaluasi atas Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance) pada BUMN. Perolahan tersebut mengalami peningkatan yang sangat baik dibandingkan tahun sebelumnya, di mana Perseroan memperoleh skor 81.194 dengan predikat “Baik”.

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

HUTAMA KARYA menyadari bahwa dalam setiap aktivitasnya tidak semata pada dampak ekonominya saja (Profit), namun juga harus menimbang dampak sosial (People) dan lingkungan (Planet) yang ditimbulkan oleh aktivitas tersebut, baik untuk jangka pendek maupun untuk jangka panjang. Oleh karenanya, Perseroan berkomitmen untuk mengembangkan bisnisnya secara bertanggung jawab, antara lain melalui berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility atau CSR). Selain itu, sebagai Badan Usaha Milik Negara, HUTAMA KARYA juga menjalankan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL).

Tahun 2018, realisasi program Bina Lingkungan dan CSR yang dijalankan HUTAMA KARYA mencapai Rp13 miliar yang disalurkan pada bidang Pendidikan, Lingkungan, Sosial & Budaya, Kesehatan, Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di seluruh Indonesia.

HUTAMA KARYA juga menjalankan Program Kemitraan dengan menyalurkan pinjaman kepada mitra binaan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Tahun 2018, total dana kemitraan yang disalurkan Perseroan mencapai Rp5 miliar.

Di samping kegiatan tersebut, tahun 2018 HUTAMA KARYA juga turut berpartisipasi dalam program BUMN Hadir untuk Negeri yang menyelenggarakan sejumlah kegaitan di berbagai daerah. Salah satunya adalah kegiatan Siswa Mengenal Nusantara yang acara puncaknya diselenggarakan di Medan, Sumatra Utara.

PROSPEK USAHA

HUTAMA KARYA memiliki prospek usaha yang sangat menjanjikan, khususnya dalam penyelesaian pembangunan dan pengoperasian Jalan Tol Trans Sumatra sepanjang 2.765 KM. Proses pengembangan infrastruktur yang dilakukan oleh pemerintah yang lebih fokus pada pemerataan ekonomi nasional sehingga melalui Peraturan Presiden No.100 Tahun 2014 dan telah dirubah melalui Peraturan Presiden No.117 Tahun 2015, di mana pemerintah telah menugaskan PT Hutama Karya (Persero) untuk melaksanakan pengusahaan 24 ruas Jalan Tol di Sumatra dengan 12 ruas jalan tol yang menjadi ruas prioritas. Dari 12 ruas prioritas tersebut, PT Hutama Karya (Persero). ditargetkan menyelesaikan 5 (lima) ruas jalan tol di tahun 2019 yaitu Medan-Binjai, Palembang-Indralaya, Bakauheni-Terbanggi Besar; Terbanggi Besar-Pematang Panggang dan Pematang Panggang-Kayu Agung.

Selain itu, salah satu tujuan dikembangkannya Kawasan Sumatra melalui Trans Sumatra Development adalah untuk meningkatkan awareness investor potensial global datang dari Amerika, Belanda, Jepang, Korea Selatan, Singapura dan China. Perusahaan juga telah melakukan assessment terkait peluang alignment dari Trans Sumatra Development dengan salah satu Global Investment Plan yaitu Belt Road Initiative (BRI) untuk pengembangan ekonomi di Sumatra di mana secara paralel, BRI assessment dilakukan untuk memahami konsep & appetite investasi global. Selanjutnya, perusahaan mengarah pada ekspansi ke pasar internasional di mana credential penting dari keberhasilan Trans Sumatra Development akan menjadi key steps untuk kembali hadir sebagai pengembang dengan skala internasional.

PERUBAHAN KOMPOSISI DIREKSI

Tahun 2018, komposisi Direksi HUTAMA KARYA mengalami perubahan sesuai keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 25 April 2018. RUPS memberhentikan dengan hormat I Gusti Ngurah Putra sebagai Direktur Utama HUTAMA KARYA karena mendapatkan penugasan di tempat lain dan mengangkat Bintang Perbowo sebagai Direktur Utama Perseroan.

Komposisi Direksi HUTAMA KARYA pada 31 Desember 2018 adalah sebagai berikut :

Atas nama Direksi, kami memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada I Gusti Ngurah Putra atas kontribusi dan dedikasi yang diberikan selama menjabat sebagai anggota Direksi Perseroan.

APRESIASI

Tahun 2018 telah berhasil dilalui HUTAMA KARYA dengan capaian kinerja yang sangat membanggakan. Atas nama Direksi, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh karyawan HUTAMA KARYA yang telah bekerja dengan semangat dan dedikasi yang tinggi. Tak lupa kami juga mengucapkan terima kasih kepada Dewan Komisaris yang telah memberikan arahan dalam tata kelola perusahaan.

Atas nama Perseroan, kami juga menyampaikan terima kasih yang tulus kepada para pelanggan dan mitra kerja yang turut berkontribusi dalam perkembangan usaha HUTAMA KARYA, Pemegang Saham yang secara konsisten memberi dukungan penuh untuk pengembangan Perseroan dari waktu ke waktu.

 

52
HK Annual Report 2018