TATA KELOLA PERUSAHAAN

KOMITE NOMINASI & REMUNERASI

KOMITE NOMINASI & REMUNERASI

Guna menjalankan fungsi nominasi dan remunerasi, Sejak 21 September 2016 Perseroan telah membentuk Komite Nominasi dan Remunerasi. Pembentukan Komite Nominasi dan Remunerasi merujuk pada Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP-09/DK/PTHK/2016 tanggal 21 September 2016 mengenai Pembentukan Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan, susunan Komite Nominasi dan Remunerasi. Per 31 Desember 2017, susunan keanggotaan Komite Audit PT Hutama Karya (Persero) masih tetap sama, yaitu sebagai berikut:

DASAR HUKUM

1. Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas

2. Undang-undang nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara

3. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor: PER-01/MBU/2011 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance) pada Badan Usaha Milik Negara sebagaimana diubah terakhir dengan Nomor: PER- 09/MBU/2012 tanggal 6 Juli 2012

4. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor: PER-12/MBU/2012 tanggal 24 Agustus 2012 tentang Organ Pendukung Dewan Komisaris/ Dewan Pengawas Badan Usaha Milik Negara.

5. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor: 34/ POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik.

PEDOMAN KERJA KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI

Hingga 31 Desember 2018, Komite Nominasi dan Remunerasi belum menyusun Pedoman Kerja Komite Nominasi dan Remunerasi.

KOMPOSISI KEANGGOTAAN

PROFIL ANGGOTA KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI

INDEPENDENSI ANGGOTA KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI

Seluruh anggota Komite Nominasi, Remunerasi dan GCG yang berasal dari pihak independen tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan bank, yang dapat mempengaruhi kemampuannya bertindak independen.

TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI

Komite Nominasi dan Remunerasi memiliki 2 (dua) bidang tanggung jawab, yaitu:

Terkait dengan fungsi nominasi

1. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai

2. Komposisi jabatan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris

3. Kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam proses nominasi

4. Kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris

5. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris berdasarkan tolok ukur yang telah disusun sebagai bahan evaluasi

6. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai program pengembangan kemampuan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris

7. Memberikan usulan calon yang memenuhi syarat sebagai anggota Direksi atau anggota Dewan Komisaris kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS

Terkait dengan Fungsi Remunerasi

1. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai struktur remunerasi, kebijakan atas remunerasi, dan besaran remunerasi

2. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja dengan kesesuaian remunerasi yang diterima masing-masing anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris

KEBIJAKAN SUKSESI DIREKSI

Berdasarkan Peraturan Menteri BUMN No. PER- 03/MBU/02/2015 tentang Persyaratan, Tata Cara Pengangkatan dan Pemberhentian Anggota Direksi Badan Usaha Milik Negara, Perseroan menerapkan kebijakan suksesi Direksi guna mempersiapkan dan melanjutkan regenerasi kepemimpinan di masa depan. Di dalam Pedoman GCG tahun 2016 dijelaskan mengenai penilaian calon Direksi, dimana bakal calon yang akan ditetapkan menjadi calon anggota Direksi adalah seseorang yang telah dinyatakan memenuhi persyaratan dan lulus dari Ujian Kelayakan dan Kepatutan yang dilaksanakan oleh Otoritas Jas Keuangan berdasarkan Peraturan Menteri yang telah disebutkan diatas.

PROGRAM PENGEMBANGAN KOMPETENSI KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI

Dalam upaya meningkatkan kompetensi Anggota Komite Audit, maka Perusahaan memberikan kegiatan pelatihan bagi anggota Komite sesuai dengan kebutuhan. Pada tahun 2018, Komite Nominasi dan Remunerasi telah mengikuti beberapa pelatihan/ pendidikan sebagai berikut:

PENILAIAN KINERJA KOMITE

Setiap tahun, Perusahaan mengadakan evaluasi terhadap Kinerja anggota Komite Nominasi dan remunerasi baik secara kolektif maupun individual yang dilakukan secara self-assesment, yang hasilnya digunakan sebagai bahan penilaian pepanjangan masa kerja anggota Komite untuk tahun berikutnya. Dewan Komisaris menilai kinerja Komite Nominasi dan remunerasi pada tahun 2018 telah sesuai dengan tugas dan tanggung jawab Komite Nominasi dan Remunerasi. Selain itu, Komite Nominasi dan Remunerasi juga telah emmberikan masukan kepada Dewan komisaris sesuai dengan bidang yang menjadi tanggungjawabnya.

 

374
HK Annual Report 2018