TATA KELOLA PERUSAHAAN

SATUAN PENGAWAS INTERN

SATUAN PENGAWAS INTERN

Satuan Pengawas Intern (SPI) dibentuk untuk melaksanakan fungsi pengawasan terhadap kinerja Perseroan dan berperan sebagai Unit Internal Audit yang menjadi mitra strategis manajemen dalam pelaksanaan operasional dan keuangan, menilai pengendalian dan pengelolaan Perusahaan.


SPI melakukan kegiatan pemberian keyakinan (assurance) dan konsultasi yang bersifat independen dan obyektif, dengan tujuan untuk meningkatkan nilai Perseroan dan memperbaiki kinerja operasional Perseroan, melalui pendekatan yang sistematis, dengan cara mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas manajemen risiko, pengendalian internal, dan proses tata kelola Perseroan.


DASAR HUKUM

  • Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara
  • Peraturan Pemerintah No.12 tahun 1998 tentang Perusahaan Perseroan (Persero)
  • Keputusan Menteri BUMN No.KEP117/MMBU/2002 tentang Penerapan Praktek Good Corporate Governance (GCG) pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN)


PIHAK YANG MENGANGKAT DAN MEMBERHENTIKAN KEPALA SATUAN PENGAWASAN INTERNAL


Kepala Satuan Pengawas Intern diangkat dan diberhentikan oleh Direktur Utama, setelah mendapat persetujuan dari Dewan Komisaris. Kepala SPI bertanggung jawab untuk memberikan pelaporan langsung kepada Direktur Utama.
PT Hutama Karya (Persero) telah menunjuk Ade Mulyadi sebagai Kepala SPI berdasarkan Keputusan Direksi Nomor: 3100/KPTS/89/2018 tanggal 7 Desember 2018


PEDOMAN KERJA SPI


Perseroan telah memiliki Piagam Audit Internal (Internal Audit Charter) SPI Nomor 2026/KPTS/63/2018 tanggal 27 Agustus 2018  yang disusun secara sinergis dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 56/ POJK.04/2015 tentang Pembentukan Satuan Pengawas Intern dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal dan Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara No. PER-01/MBU/2011 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance) pada Badan Usaha Milik Negara.


Internal Audit Charter SPI ditandatangani oleh Direktur Utama, Kepala SPI dan Dewan Komisaris. Piagam Audit Internal  berisikan tentang:

  • Latar Belakang, Visi & Misi SPI
  • Struktur dan Kedudukan SPI
  • Tugas, Tanggung Jawab, dan Wewenang
  • Pertanggungjawaban Tugas
  • Kode Etik, Standar Atribut dan Persyaratan profesi.
  • Hubungan kelembagaan antara SPI dengan Komite Audit dan Auditor Eksternal.

KEDUDUKAN SATUAN PENGAWAS INTERNAL DALAM ORGANISASI

  1. SPI adalah unit kerja dalam organisasi PT Hutama Karya (Persero) yang membantu Direktur Utama dan Dewan Komisaris melalui Komite Audit dalam menjalankan fungsi pengawasan untuk mewujudkan visi dan misi PT Hutama Karya (Persero).
  2. SPI dipimpin oleh Kepala Divisi Internal Audit yang diangkat dan diberhentikan oleh Direktur Utama dengan persetujuan dari Dewan Komisaris.
  3. Kedudukan Kepala Divisi Internal Audit dalam organisasi langsung di bawah dan bertanggung jawab kepada Direktur Utama, namun dapat berkomunikasi langsung dengan Dewan Komisaris melalui Komite Audit untuk menginformasikan berbagai hal yang berhubungan dengan aktivitas SPI.
  4. Internal Auditor bertanggung jawab secara langsung kepada Kepala SPI.
  5. Pengangkatan, penggantian, atau pemberhentian Kepala SPI akan dilaporkan segera kepada otoritas yang berwenang mengatur dan mengawasi kegiatan usaha PT Hutama Karya (Persero).

STRUKTUR ORGANISASI SATUAN PENGAWASAN INTERNAL

 

PROFIL KEPALA SATUAN PENGAWASAN INTERNAL

TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB SATUAN PENGAWASAN INTERNAL

Di dalam Piagam Audit Internal (Internal Audit Charter) SPI Nomor 2026/KPTS/63/2018 tanggal 27 Agustus 2018, tugas SPI adalah sebagai berikut:

  1. Menyusun dan melaksanakan rencana audit intern tahunan berbasis risiko  (risk-based plan) untuk menetapkan prioritas pemeriksaan tahunan, sesuai dengan sasaran Perusahaan.
  2. Menguji dan mengevaluasi pelaksanaan pengendalian intern dan sistem manajemen risiko sesuai dengan kebijakan Perusahaan.
  3. Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efisiensi dan efektivitas di bidang keuangan, akuntansi, operasional, human capital, pemasaran, sistem dan risiko dan kegiatan lainnya.
  4. Memberikan saran perbaikan dan informasi yang objektif tentang kegiatan yang diperiksa pada semua tingkat manajemen.
  5. Membuat laporan hasil audit dan menyampaikan laporan tersebut kepada Direktur Utama dan Dewan Komisaris cq. Komite Audit.
  6. Memantau, menganalisis dan melaporkan pelaksanaan tindak lanjut perbaikan yang telah disarankan secara periodik tiap 3 (tiga) bulan.
  7. Menyusun program untuk mengevaluasi mutu kegiatan audit internal yang dilakukannya.
  8. Melakukan pemeriksaan khusus apabila diperlukan.
  9. Berkoordinasi dengan Komite Audit.

WEWENANG SATUAN PENGAWASAN INTERNAL

  1. Mengakses seluruh informasi yang relevan, termasuk catatan karyawan, sumber daya dan dana serta Aset Perusahaan lainnya yang berkaitan dengan pelaksanaan pemeriksaan.
  2. Melakukan komunikasi secara langsung dengan Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau Komite Audit serta anggota dari Direksi, Dewan Komisaris, dan/ atau Komite Audit.
  3. Melakukan verifikasi, wawancara, konfirmasi dan teknik pemeriksaan lainnya kepada pihakpihak yang diaudit (auditee), atau pihak lain yang berkaitan dengan pelaksanaan audit dan konsultasi.
  4. Mengadakan rapat secara berkala dan insidentil dengan Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau Komite Audit.
  5. Melakukan koordinasi kegiatannya dengan kegiatan auditor eksternal.
  6. Melakukan Pemeriksaan ke Anak Perusahaan dimana PT. Hutama Karya (Persero) memiliki saham mayoritas dan belum memiliki Auditor

SPI.JUMLAH PEGAWAI DAN SERTIFIKASI PEGAWAI SATUAN PENGAWASAN INTERNAL SPI

Perseroan sekurang-kurangnya terdiri dari 1 (satu) orang Kepala SPI, 2 (dua) orang Auditor Internal Bidang Operasional dan 1 (satu) orang Auditor Internal Bidang Keuangan. Pada akhir tahun 2018, personil SPI terdiri dari 8 (delapan) orang.

LAPORAN PELAKSANAAN TUGAS SATUAN PENGAWASAN INTERNAL

Sepanjang tahun 2018 SPI telah melaksanakan pemeriksaan dan pengawasan pada obyek audit yang berupa unit bisnis dan unit pendukung sebanyak 19 obyek pemeriksaan dari rencana Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) 2018 sebanyak 17 obyek pemeriksaan.

TEMUAN DAN TINDAK LANJUT

Pada tahun 2018, SPI melakukan Audit terhadap 19 Obyek pemeriksaan. Dari hasil audit yang telah dilakukan terdapat temuan sejumlah 600 temuan dan telah ditindaklanjuti sebesar 87.8%, dan temuan belum jatuh tempo sejumlah 147.

PROGRAM PENGEMBANGAN KOMPETENSI SATUAN PENGAWASAN INTERNAL

Untuk selalu terus dapat mengembangkan kompetensi diri, para pegawai SPI diberikan pelatihan atau pendidikan atau bahkan program sertifikasi oleh Perusahaan. Sepanjang tahun 2018, pelatihan/ sertifikasi yang diikuti oleh pegawai SPI adalah sebagai berikut:

407
HK Annual Report 2018