TATA KELOLA PERUSAHAAN

SEKRETARIS PERUSAHAAN

SEKRETARIS PERUSAHAAN

Sekretaris Perusahaan berfungsi sebagai penghubung antara HUTAMA KARYA dengan Pemegang Saham serta Pemangku Kepentingan lainnya untuk memastikan kepatuhan Perusahaan terhadap peraturan perundangundangan di bidang Pasar Modal serta tugas dan tanggung jawab lainnya sebagaimana tercantum dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/ POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik.DASAR HUKUM

  1. POJK No. 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik
  2. Peraturan Bapepam-LK No. IX.1.4,
  3. Peraturan Menteri Negara BUMN No: PER01/ MBU/2011 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik (Good Corporate Governance) pada Badan Usaha Milik Negara, sebagaimana telah diubah dengan PER-09/ MBU/2012.

PENGANGKATAN DAN PEMBERHENTIAN SEKRETARIS PERUSAHAAN

Sekretaris Perusahaan diangkat dan diberhentikan berdasarkan Keputusan Direksi dengan persetujuan Dewan Komisaris berdasarkan mekanisme internal Perusahaan. Sekretaris Perusahaan bertanggung jawab langsung kepada Direksi.Perseroan telah menunjuk Muhammad Fauzan, sebagai Sekretaris Perusahaan berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 648/KPTS/18/2018 tanggal 14 Maret 2018.

PROFIL SEKRETARIS PERUSAHAAN

STRUKTUR ORGANISASI SEKRETARIS PERUSAHAAN


Kedudukan Sekretaris Perusahaan dalam struktutr organisasi Perusahaan langsung dibawah Direktur Utama.

TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB


Tugas Sekretaris Perusahaan terkait penyebaran informasi Perseroan meliputi:

  1. Mengikuti perkembangan pasar modal khususnya peraturan-peraturan yang berlaku di bidang pasar modal;
  2. Memberikan pelayanan kepada masyarakat atas setiap informasi yang dibutuhkan investor berkaitan dengan kondisi Perseroan;
  3. Memberikan masukan kepada Direksi Perseroan untuk mematuhi ketentuan Undang-Undang Pasar Modal (UUPM) dan peraturan pelaksanaannya; dan
  4. Sebagai penghubung atau liaison officer antara Perseroan dengan OJK, dan masyarakat.

Sedangkan, fungsi Sekretaris Perusahaan yang terkait dengan GCG menurut Peraturan Menteri Negara BUMN No. PER-01/MBU/2011 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance) pada Badan Usaha Milik Negara, adalah:

  1. Memastikan bahwa BUMN mematuhi peraturan tentang persyaratan keterbukaan sejalan dengan penerapan prinsip-prinsip GCG
  2. Memberikan informasi yang dibutuhkan oleh Direksi dan Dewan Komisaris/Dewan Pengawas secara berkala dan/atau sewaktu-waktu apabila diminta
  3. Sebagai penghubung (liaison officer); dan
  4. Menyusun serta menyimpan dokumen Perusahaan, termasuk tetapi tidak terbatas pada Daftar Pemegang Saham, Daftar Khusus dan risalah rapat Direksi, rapat Dewan Komisaris dan RUPS.

Di dalam Pedoman GCG PT HUTAMA KARYA tahun 2016 disebutkan bahwa tugas Sekretaris Perusahaan adalah sebagai berikut:

  1. Mempersiapkan penyelenggaraan RUPS;
  2. Menghadiri rapat Direksi dan rapat gabungan antara Dewan Komisaris dengan Direksi
  3. Mengelola dan menyimpan dokumen yang terkait dengan kegiatan Perseroan meliputi dokumen RUPS, risalah rapat Direksi, risalah rapat gabungan antara Direksi dengan Dewan Komisaris, dan dokumen-dokumen Perusahaan yang penting Iainnya;
  4. Mencatat Daftar Khusus berkaitan dengan Direksi dan keluarganya serta Dewan Komisaris dan keluarganya baik dalam Perusahan maupun afiliasinya yang mencakup kepemilikan saham, hubungan bisnis, dan peranan lain yang menimbulkan benturan kepentingan dengan kepentingan Perusahaan;
  5. Menghimpun semua informasi yang penting mengenai Perusahaan dari setiap unit kerja;
  6. Memelihara dan memutakhirkan informasi tentang Perusahaan yang disampaikan kepada stakeholders, baik dalam website, bulletin, atau media informasi lainnya;
  7. Menentukan kriteria mengenai jenis dan materi informasi yang dapat disampaikan kepada stakeholders, termasuk informasi yang dapat disampaikan sebagai public document;
  8. Memastikan bahwa Laporan Tahunan Perusahaan (Annual Report) telah mencantumkan penerapan GCG di lingkungan Perusahaan

Melaporkan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kepada Direksi secara berkala.

HAK DAN WEWENANG SEKRETARIS PERUSAHAAN

  1. Memberikan masukan kepada Direksi atas perkembangan ketentuan peraturan perundangundangan yang berlaku sera memastikan bahwa Perusahaan memenuhinya
  2. Bertindak sebagai pejabat penghubung (liaison officer) kepada Dewan Komisaris, Pemegang Saham maupun Stakeholders
  3. Memberikan informasi serta mengelola informasi positif maupun negatif tentang Perusahaan.


PELAKSANAAN TUGAS SEKRETARIS PERUSAHAAN


Selama tahun 2018, Sekretaris Perusahaan telah melaksanakan kegiatan sebagai berikut:

  1. Kegiatan Kesekretariatan yang bertujuan untuk memenuhi aspek kepatuhan dan pengarsipan dokumen Perusahaan. Adapun beberapa key activities Kesekretariatan yang telah dilakukan adalah sebagai berikut:
  2. Kegiatan Komunikasi Korporat yang direalisasikan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan citra dan reputasi positif PT Hutama Karya (Persero) dan menjamin terjalinnya hubungan baik dengan stakeholders. Adapun beberapa key activities  kegiatan Komunikasi Korporat yang telah dilakukan adalah sebagai berikut:
  3. Kegiatan Investor Relations yang bertujuan untuk melakukan analyst & media engagement terkait performa positif PT Hutama Karya (Persero). Adapun beberapa key activities Investor Relations yang telah dilakukan adalah sebagai berikut:
  4. Kegiatan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL), Corporate Social Responsibility (CSR), dan Protokol yang bertujuan untuk membangun citra Perusahaan dan juga sebagai bentuk komitmen serta tanggung jawab Perusahaan untuk mendukung terciptanya pembangunan berkelanjutan. Adapun beberapa key activities Kegiatan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL), Corporate Social Responsibility (CSR) yang telah dilakukan adalah sebagai berikut:
  5.  Selama tahun 2018, PT Hutama Karya (Persero) menyampaikan transparasi penyampaian laporan sebagai  berikut:

Pengembangan Kompetensi Sekretaris Perusahaan


Pada tahun 2018, Sekretaris Perusahaan mengikuti program pengembangan kompetensi sebagai berikut:

  1. Pelatihan Oprimizing The Future Role of Corporate Secretary (26 - 27 Maret 2018) oleh YPIA
  2. Winning Strategy (11 - 12 Oktober 2018) oleh PTC
  3. Sertifikasi Ahli K3 Konstruksi Madya (26 - 27 Oktober 2014) oleh A2K4
395
HK Annual Report 2018