TATA KELOLA PERUSAHAAN

GOVERNANCE PROCESS

PROSES TATA KELOLA

Agar penerapan GCG di Perseroan berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan best practice, Perseroan telah memberlakukan beberapa kebijakan (soft structure) yang berkaitan dengan penerapan GCG, yaitu:

• Pedoman Tata Kelola Perusahaan yang Baik

• Pedoman Tata Kerja Komisaris dan Direksi

• Pedoman Etika Kerja dan Etika Bisnis

• Piagam Komite Audit

• Piagam Komite Manajemen Risiko

MEKANISME TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK

Perseroan terus berupaya untuk memaksimalkan lima prinsip dasar GCG yaitu keterbukaan, akuntabilitas, tanggung jawab, kemandirian, dan kewajaran sebagai landasan dari operasional Perseroan sehari-hari. Hal tersebut dilandasi atas kesadaran Perseroan akan pentingnya penerapan prinsip GCG dalam upaya pencapaian Visi dan Misi Perseroan.

Dalam menjalankan hubungan tata kelola masingmasing Organ Perusahaan selalu menghormati dan bertindak sesuai fungsi dan peranan sesuai jabatannya, atas dasar prinsip kesetaraan dan saling menghargai tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Soft structure GCG yang dimiliki PT HUTAMA KARYA (Persero) menjadi aturan main bagi setiap organ dalam menjalankan fungsi, tugas dan tanggung jawabnya.

Dewan Komisaris melakukan fungsi pengawasannya dengan dibantu oleh Komite Audit, Komite Nominasi dan Remunerasi dan Komite Manajemen Risiko, sedangkan Direksi dalam melakukan fungsi pengelolaannya dibantu oleh Satuan Pengawas Internal dan Sekretaris Perusahaan.

226
HK Annual Report 2018