TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN

KOMITMEN HUTAMA KARYA DALAM MENDUKUNG PEMBANGUNAN KEBERLANJUTAN

KOMITMEN HUTAMA KARYA DALAM MENDUKUNG PEMBANGUNAN KEBERLANJUTAN

Sebagai warga korporasi yang baik, HUTAMA KARYA meyakini bahwa menjalankan kegiatan usaha yang baik berarti juga memiliki tanggung jawab dan kepedulian terhadap para pemangku  kepentingan utama, khususnya masyarakat, baik di sekitar lingkungan Perseroan  beroperasi, maupun di wilayah lain di seluruh Indonesia. Oleh karenanya Perseroan berkomitmen penuh untuk menyelaraskan kinerja usaha dengan pemberian manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sebagai bagian dari pemangku kepentingan Perseroan.


Sejalan dengan komitmen tersebut, HUTAMA KARYA juga berkomitmen untuk menyukseskan resolusi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada 21 Oktober 2015 mengenai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Resolusi ini dicanangkan bersama oleh negara-negara lintas pemerintahan sebagai ambisi pembangunan bersama hingga tahun 2030. SDGs terdiri dari 17 tujuan dengan 169 capaian yang terukur dan tenggat yang telah ditentukan oleh PBB sebagai agenda dunia pembangunan untuk kemaslahatan manusia dan planet bumi.

Sebagai warga korporasi yang baik, HUTAMA KARYA berkomitmen untuk menyukseskan resolusi tersebut sesuai dengan kapasitasnya. Terlebih Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) juga terus mendorong pencapaian SDGs yang disederhanakan ke dalam 4 pilar utama, yaitu Pilar Pembangunan Sosial, Pilar Pembangunan Ekonomi, Pilar Pembangunan Lingkungan dan Pilar Pembangunan Hukum dan Tata Kelola.

Komitmen ini dilaksanakan melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) dengan fokus memenuhi harapan seluruh pemangku kepentingan melalui realisasi beragam program dengan tujuan menyeimbangkan pencapaian kinerja aspek ekonomi dengan kinerja aspek sosial kemasyarakatan dan aspek keberlanjutan lingkungan, atau pemenuhan terhadap konsep tripple bottom line, termasuk didalamnya pengembangan karyawan dan perlindungan konsumen.


Selain itu, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang selalu selaras dengan visi pemerintah, HUTAMA KARYA memiliki peran untuk mewujudkan Tanggung Jawab Sosial ke dalam seluruh lapisan—khususnya terkait peran BUMN sebagai Agen of Development atau Agen Pembangunan. Kepada karyawan dan/ atau pekerja sebagai pemangku kepentingan internal, Perseroan wajib memperhatikan kesejahteraan dan lingkungan kerja yang dapat memberikan landasan bagi perkembangan diri setiap karyawan. Kepada masyarakat sebagai pemangku kepentingan eksternal, Perusahaan melakukan berbagai aktivitas pengembangan sosial kemasyarakatan—khususnya melalui pelaksanaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan.


 

 

 

462
HK Annual Report 2018